» Currently browsing: Puisi
Salam Sang Surya
Number of Comments » 0Saat Sedih Sembilu Sungguh Sangat Sengsara,
Sedu Sedan Seolah Semua Senang Semakin Sirna…
Saksikanlah Secara Seksama
Sejuk Segarnya Samudera Selat Selatan
Sambut Suara Senandung Simponi Seruling,
Selimuti Selubung Sutera Suci,
Sentuh Sayap Semesta,
Sarat Semerbak Seroja…
Songsong Semburat Samar Sinar Sang Surya,
Senyum Sempurna Sukacitanya
Sampaikan Salam Sapa Sahabat Setianya
Setiap Senja:
“Selamat Sore Sayang”…..
by: Phyta
Berbagi
Persembahan ‘Tuk Sahabat
Number of Comments » 3Kala badai menghantam
menghitamkan langit duniaku
udara yang kuhirup terasa sesak
dan kaki tak sanggup lagi menapak
Namun hari ini…
Kau datang ucap do’a tulus
dan senyum pemberi semangat
meniupkan balon-balon asa pengusir kabut
menghalau mendung yang menutupi mentari
warna-warninya hiasi langit yang perlahan membiru
dan pagiku pun kembali berseri
Terimakasih Sahabat…..
Kulihat lagi pelangi di ujung cakrawala
bersamamu ku yakin kan ku gapai nya
“Sadness is beautiful but […]
Hampa…
Number of Comments » 0Hampa adalah…..
Suara tanpa kata
Musik tanpa melodi
Lagu tanpa nada
Hampa adalah…..
Lukisan tanpa warna
Lilin tanpa nyala
Gelap tanpa cahaya
Hampa adalah…..
Pagi tanpa embun
Parfum tanpa wangi
Bunga tanpa aroma
Hampa adalah…..
Siang tanpa mentari
Malam tiada bulan
Langit kelam tanpa bintang
Hampa adalah…..
Gembira tanpa tawa
Ceria tanpa senyum
Sedih tanpa tangis
Hampa
Kehilanganmu
Selamanya…..
by Phyta
Berbagi
Do’a Sang Ratu Bilqis
Number of Comments » 1Ya Allah, aku ingin…
mencintai-Mu, lebih daripada apapun di dunia ini.
Mencintai-Mu, melebihi kecintaanku pada keluarga dan suamiku nanti.
Mencintai agama-Mu, melebihi kesenanganku akan harta, sebanyak apapun itu.
Mencintai-Mu ketentuan-Mu, melebihi kesenanganku atas kenikmatan duniawi, senikmat apapun itu.
Ya Allah, aku mohon kepada-Mu…
jangan Kau buat hati ini bimbang untuk segera menikah, jika dengan menikah itu dapat mengubah dosa menjadi pahala, […]
Teruntuk ‘Devil’ yang Baik Hati
Number of Comments » 0Hingga sampai tiba waktuku
Ku tetap berterimakasih padamu
Atas segala cahaya asa
Sinar semangat yang kau pancarkan
Ketulusan dan kebaikan yang hakiki
Hangatnya terasa sampai relung hati
Tiada sesal untuk masa lalu
Hanyalah pemacu untuk maju
Tiada ragu kenapa harus bertemu
Lebih dari cukup yang kuperoleh itu
Berbagi
Aku dan Lilin
Number of Comments » 2Seorang Sahabat mengkritik karena saya ingin menjadi lilin bagi orang lain, dalam makna kiasan tentunya. Tentu saja saya hanya mau jadi lilin bagi orang yang sungguh-sungguh berarti dalam hidup saya. Tapi tetap saja Sahabat saya ini menganggap bahwa menjadi lilin adalah suatu tindakan bodoh karena nyala lilin akan padam begitu batang lilinnya habis mencair. Artinya, […]
Menunggu Mati
Number of Comments » 2Semburat merah di ufuk barat perlahan menghilang
Pelan, kelam pun datang
Mata sipit sang bulan melirikku dari sela awan
Seakan enggan menyorotkan cahayanya padaku
Hatiku berdebar dalam sebuah penantian
Menahan nafas detik demi detik
Dan nyanyian burung hantu tiba-tiba terhenti
Kelelawar pun mengepakkan sayapnya pergi
Berbagi
Aku…
Number of Comments » 1Aku bukanlah bulan yang memantulkan cahyanya di langit kelam
Ataupun bintang dengan kerlipnya di antara hamparan malam
Bukan pula mentari yang memancarkan hangat sinarnya ke penjuru negeri
Dan bukan pula api abadi yang dicuri Prometheus dari Dewa Zeus
Aku hanyalah sebatang lilin biasa tak istimewa
Yang nyalanya kadang goyah oleh angin yang bertiup
Ijinkanlah aku menemanimu dalam kesendirian gelap
Sampai nanti mencair […]
